Analisa Lingkungan BPP Kab MTB 2011

Perumusan kebijakan dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan di Badan Pengelola Perbatasan tidak terlepas dari lingkungan strategik yang melingkupinya. Hal ini dipertegas dalam Rencana Strategis Badan Pengelola Perbatasan 2011‐2016 yang berisi tentang rencana program dan kegiatan Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Maluku Tenggara Barat lima tahun ke depan dengan mempertimbangkan analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal yang bersifat strategik dari Badan Pengelola Perbatasan. Sejalan dengan hal tersebut, perencanaan program dan kegiatan Badan Pengelola Perbatasan tahun 2011 juga disusun dengan mempertimbangkan lingkungan strategik secara seksama. Post ini akan membahas tentang lingkungan strategik Badan Pengelola Perbatasan serta posisi strategik Badan Pengelola Perbatasan dalam pembangunan daerah dan nasional.

 

 Analisis Lingkungan Internal Badan Pengelola Perbatasan

Beberapa isu internal yang dapat diperkirakan akan mempengaruhi pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan Kabupaten Maluku Tenggara Barat secara umum diindikasikan masih menjadi kelemahan antara lain adalah:

–   Belum ada pemenuhan dan pengisian jabatan struktural

–   Sarana dan prasarana kelembagaan belum memadai

–   Pengelolaan dan pemanfaatan daerah perbatasan masih secara spasial.

–  Belum ada Jejaring kerjasama berbagai stakeholder kelompok[1] diskusi dalam pengelolaan potensi kawasan perbatasan

–   Belum ada komitmen pemahaman pengelolaan oleh pemangku kepentingan di daerah perbatasan

–  Krisis  multidimensi yang berakibat pada instabilitas sosial – politik di daerah perbatasan

–   Belum terintegrasinya dan koordinatif, baik lintas daerah, pusat dan daerah secara langsung

–   Belum ada update data dalam sistim informasi yang memadai

–   Terbatasnya SDM profesional di bidang pengelolaan perbatasan antar negara

–  Keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah daerah untuk mendukung pengelolaan kawasan perbatasan

Berbagai kondisi yang ada dilingkungan internal Badan Pengelola Perbatasan seperti tergambar diatas, menjadi suatu tantangan yang harus dapat diantisipasi dengan baik antara lain agar pengelolaan kawasan di daerah perbatasan mampu meminimalisasi kekurangan dan kelemahan yang ada, serta mempertahankan potensi kawasan yang masih belum optimal dikelola sebagai pendukung sukses pembangunan kawasan perbatasan diperuntukan bagi kesejahteraan yang adil dan merata. Oleh karena itu konsekuensi kebutuhan anggaran untuk terbentuknya organisasi teknis dibidang pengelolaan kawasan menjadi suatu prioritas kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

 Analisis Lingkungan Eksternal Badan Pengelola Perbatasan

Kawasan perbatasan termasuk pulau-pulau kecil terluar yang belum dikelola secara optimal dalam pemanfaatan memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat besar. Potensi kawasan perbatasan bernilai ekonomis yang sangat besar terutama potensi sumberdaya alam (hutan, tambang, mineral, perikanan dan kelautan) yang terbentang disepanjang dan disekitar daerah perbatasan. Kabupaten Maluku Tenggara Barat, memiliki 4 pulau-pulau teluar  sebagai Pusat Kegiatan Strategi Nasional, tetapi hingga sekarang belum ada kegiatan yang nyata.  Secara Geografis dan Administrasi Kabupaten Maluku Tenggara Barat berada di perbatasan  antar negara yaitu Australia.  Faktor ketidaktahuan batas-batas wilayah oleh masyarakat tradisional pesisir pantai sering menjadi permasalahan dan persoalan dengan Polisi Perairan Australia, dan penangkapan ikan ilegal berbendera thailand, philipina karena memiliki peralatan kapal yang canggih dan moderen.

Analisa tugas dan fungsi badan pengelola kegiatan mempunyai tugas berbagai banyak korelasi sebagai arah dalam menetapkan kebijakan program pembangunan perbatasan, dan menetapkan rencana kebutuhan anggaran, mengkoordinasikan pelaksanaan dan melaksanakan evaluasi dan pengawasan kebijakan program tersebut. Diperkirakan faktor negatif/  ego lintas sektoral akan terjadi dilapangan sebagai akibat pemahaman alih tugas dan fungsi kontrol dalam pelaksanaan pembangunan oleh badan pengelola perbatasan.

Faktor ketidakpuasan masyarakat sebagai akibat roda pembangunan wilayah barat, tengah dan timur dapat dirasakan perbedaan yang sangat mendasar dan rawan dengan berbagai persoalan sebagai akibat kondisi eksternal yang terus berfluktuatif, juga turut menjadi perhatian bagi Badan Pengelola Perbatasan, antara lain:

–   Keterisolasian akibat terbatasnya sarana transportasi

–    Minimnya pembangunan sarana dan prasarana di daerah perbatasan yang hanya terkonsentrasi di Ibukota Kabupaten

–    Kesejahteraan penduduk yang masih minim

–    Kesenjangan pembangunan kawasan timur indonesia di daerah perbatasan dengan kawasan bagian barat,

–  Terbatasnya kemampuan informasi pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur didaerah-daerah terpencil termasuk rehabilitasi kondisi infrastruktur yang telah rusak

–   Rendahnya tingkat kesehatan dan status gizi masyarakat tercermin dengan masih tingginya angka kematian bayi, ibu dan anak dan rentan penyakit akibat kekurangan gizi di daerah perbatasan

–   Rendahnya pemahaman tentang batas wilayah negara bagi masyarakat tradisional/pesisir yang berada didaerah perbatasan laut antar negara.

Berbagai kondisi yang ada dilingkungan eksternal Badan Pengelola Perbatasan seperti tergambar diatas, menjadi suatu tantangan yang harus dapat diantisipasi dengan baik antara lain agar pengelolaan kawasan di daerah perbatasan mampu meminimalisasi ancaman dan memanfaatkan peluang yang ada, serta mempertahankan pengelolaan potensi kawasan yang lebih ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat daripada sisi pertahanan dan keamanan wilayah tersebut.


[1] CIQS (Custom, Immigration, Quarantine, Security) Office, Komunitas Adat Perbatasan (Terpencil), Komite Kerjasama antar Negara, Pos Lintas Batas Laut dalam pengamanan tertorial, Coast Guard, dll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s